Dalam
pembelajaran Bahasa Inggris dalam kelas hanya sebagian guru yang menggunakan
metode mengajar yang efektif. situasi pembelajaran yang menyenangkan
dalam kelas sehingga para siswa tidak merasa bosan dan ngantuk sehingga proses
pembelajaran dalam kelas jauh dari kata efektif.
Metode
pembelajaran bahasa inggris memainkan peranan yang sangat penting di dalam
kegiatan belajar bahasa Inggris. Ada banyak siswa yang mampu mencapai prestasi
baik karena diajarkan menggunakan metode pembelajaran bahasa inggris yang
tepat. Sebaliknya, kebanyakan siswa merasa bosan dan enggan belajar bahasa
Inggris karena metode yang ada begitu membosankan.
SD
Khazanah Ilmu bekerja sama dengan AIESEC Surabaya dalam pembelajaran pertukaran
budaya dan pengembangan bahasa inggris, mendatangkan Mahasiswa dari Jerman
Andrea Bossecker untuk memberikan pembelajaran bahasa inggris di SD Khazanah
Ilmu.
Metode
yang digunakan dalam pembejaran bahasa inggris
Audio Lingual Method
sebuah metode pembelajaran bahasa Inggris dimana
guru mempraktikkan sebuah dialog pendek yang satupun artinya belum dapat
diterjemahkan oleh siswa. Guru memberikan instruksi kepada siswa untuk
mengikuti dialog tersebut dan siswa menebak maksud dialog dari mimik, pose
dialog, dan beragam hal yang dipraktikkan oleh seorang guru.
Siswa diajak menghafal dialog yang
bahkan mereka tidak mengetahui tulisan dan arti secara jelas. Mereka dipaksa
berpikir untuk mengerti isi dialog dan menghafalnya dalam waktu singkat tanpa
boleh membaca atau menulisnya. Setelah siswa menghafal, maka barulah mereka
diberikan kata-kata yang ada di dalam dialog tersebut. Siswa membaca, kemudian
mereka menulisnya
Total Physical Response
Awal mulanya guru melakukan beberapa
pekerjaan misalnya berjalan, duduk, memegang telinga, menaruh penggaris, atau menulis.
Namun sebelum guru melaksanakan semua pekerjaan tersebut, ia memerintah dirinya
terlebih dahulu dengan instruksi bahasa Inggris.
Setelah beberapa kali pengulangan
melalui perintah yang dilakukan dan dilaksanakan oleh dirinya sendiri, pada
tahap selanjutnya guru memberikan perintah kepada siswa dengan perintah yang
sama dengan dirinya tadi. Melalui perintah tersebut, siswa diharapkan mampu
melaksanakan sesuai dengan perintah dan contoh yang tadi diberikan. Tentu saja,
guru tidak melaksanakan perintah tersebut dan guru hanya memberikan koreksi.
Thank You Andrea Bossecker
Tidak ada komentar:
Posting Komentar